share

www.tips-fb.com
Tampilkan postingan dengan label HidupKita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HidupKita. Tampilkan semua postingan

9.4.10

Sendiri...Sunyi.. Sepi...Emang Enaaak yaa???



Sendiri…..Saya sangat tidak menyukai kesendirian, jangankan sendirian…dcuekin aja saya gak suka. Ke kampus, ke acara2 seminar, ke toko buku, ke supermarket, ke acara walimahan…kemanapun saya sangat tidak suka sendirian. Tapi semua itu bisa saya lakukan sendirian….hahaha… (aneeeh juga yaah).

Teman-teman banyak yang bilang kalo saya ini orang yang suka SKSD alias sok kenal sok deket..ada orang baru eehh pe-de banget ngajakin ngobrol…waahh sebenarnya saya paling gak suka mnulis ssuatu tentang diri saya, kesannya sok-penting bgt yaa… (-_-‘) yang ingin saya bahas adalah ‘Mengapa sseorang itu suka sendiri’ sendiri dalam segala hal..makan sendiri, minum sendiri (itu mah pelit namanya) mandi sendiri (yang ini yaa emang harus sendiri) dan semuanya serba sendiri......

Apakah orang yang suka sendirian berarti orang yang tidak bersosialisasi? atau….?? dalam test kepribadian sanguine, phlegmatis, melankolis dan koleris, biasanya orang yang suka serba sendiri atau terbiasa sendiri itu masuk dalam tipe koleris. orang dengan tipe koleris adalah orang yang tidak terlalu membutuhkan teman..makanya dia bisa serba ‘sendiri’….hebbaat juga ya sebenarnya. Tapi kadang kita butuh teman lhoo, emangnya hidup didunia ini sendirian? Apalah arti hidup ini tanpa seorang sahabat..tanpa seorang teman?? Seperti kata Ali Bin Abu Thalib kepada putranya Al Hasan : ‘Anakku!! Orang asing adalah yang tidak mempunyai sahabat karib’ (Adabud-Dunya wad-Din,hlm 162)
Tapi kadang kita butuh juga sendirian….entah untuk berMuhasabah….merenung (sama aja kali yaa sama Muhasabah)…..karena lagi sedih, lagi bete, lagi badmood…dan lagi2 yang lainnya..hehe…tapi hati2 lho kesambet jin sendiri. kalo saya lagi ingin sendirian, tempat favorite tuh dgenteng kamar saya….wahh dsitu viewnya kerreeeenn…gak da tandingannya….dsitu diriku pernah ngetik TA…baca buku…makan….minum…tertawa….menangis (ehheemm)…semuanya serba lagi sendiri (yaa iaaalahh..kan tadi udah dbilang) ehh afwan2, mulai lagi deh ngomong ttg diri sendiri.

Kata seorang teman :
Sendiri itu sepi...
Karna hidup kita berbeda...dan berbeda itu jalannya hidup...
Pramodya Ananta Toer mengatakan" Nikmatilah kesendirianmu...dan kesendirian itu akan membawamu ke imajinasi yang tinggi..."
tapi ingat...jangan larut dengan kesendirianmu...karna kita homo homini socius...dan itulah takdir menjadi manusia...(^,^)




@always my favorite place...ruangan segi4 dtemani guyuran hujan..nanaloverain daaahh.
Selamat menikmati kesendirianmu..bagi yang suka menyendiri..tapi jangan lama2 lhoo..ada yg nungguin soale dan ketika itu maka kau tidak akan lagi sendirian lagi(^,^)

8.4.10

Menanti Sang Mujahid......



Mujahidku apa kabar...?
semoga saat ini engkau baik2 saja
Penatku,penatmu saat ini semoga tetap di jalanNya
semoga mendung ini kaunikmati juga
supaya kau merasa sejuk setelah seharian bercampur debu

Mujahidku...
aku rindu dalam rindu-rindu tentang takdir kita
semoga saat ini penghulu kita menjagamu,melindungimu di jalanan yg terik atau di lautan yang berdebur...
atau...bahkan di musim yang berbeda?
aku tak pernah tahu
namun tahukah kau? aku selalu yakin akan skenarioNya

Mujahidku...
semoga saat ini Dia menjaga hatimu,mata,pendengaran,jiwamu,semuamu...(ehhhemm) untukku...
aku juga,semoga Dia membantuku untuk menjaga kehormatanku,jiwaku..jasadku,semuaku..untukmu...KarenaNya semata

Mujahidku..tahukah kau?
saat ini aku berdoa untuk keselamatanmu
semoga saat ini engkau masih teguh dijalan yang Ia bentangkan untukmu

Mujahidku...
saat penat-penat pikir dan jasad begitu menggila
saat kumparan-kumparan dakwah ini mengajak kita berputar bersamaNya...
sungguh,aku hanya berharap DIA ridha atas apa yang aku dan engkau lakukan (meskipun kau entah dimana)



Untuk sseorg yg djanjikan Allah...takkan mnyerah..krn aku tak bs mnyerah..gntungkan keinginanmu 5cm dr jidatmu..biarkan mngambang..mengambang..seakan2 kau kan meraihnya...(^,^)

5.4.10

Kalau bukan kamu sendiri yang mencintai Dirimu...siapa lagi??



pintar...
Cerdas...
Kritis...
Hebat...
Entrepreneur...
Ngetop...
Disegani...
Disukai...
Dihormati...
BaikHati...
that's u


Terletak dimanakah kekuranganmu......???
utk mengurangi rasa pesimisku...jelez ku....Maka kutulis


Cintailah dirimu lebih dari apapun...
itu salah satu cara bersyukur kepada Allah..
Cintailah dirimu lebih dari siapapun..
Kalau bukan kamu yang mencintai diri kamu sendiri...siapa lagi?
Kalau kamu bisa menghargai kelemahan orang lain, mengapa kamu tidak bisa menghargai kelemahan kamu sendiri?
Jika kamu merasa tidak pintar,tidak cerdas,tidak kritis,tidak hebat dan tidak..tidak lainnya...maka tetaplah mencintai dirimu...
Percayalah..Allah selalu memberi yang terbaik untukmu..
Berusahalah melakukan yang terbaik..selama kau mampu...do d'best....



saat ku merasa bahwa kau begitu hebat dan tak trtandingi....(-_-')

3.4.10

Apa Misi Hidup Kita........



Sebagai muslim, Visi kita "meraih Ridha Illahi". Tapi misi kita kurasa berbeda-beda. kalo nggak, Allah swt nggak perlu menciptakan kita berbeda-beda dengan karakteristik dan kepribadian masing-masing yang "unik".

Kita lahir dengan membawa Misi kehidupan. Sampai saat ini aku masih bertanya-tanya, apa ya Misiku?....Apa belajar dan mengajarkan ilmu pengetahuan?....Karena saat melakukan keduanya rasanya sangat menyenangkan (^,^)

Btw, seorang teman pernah bertanya. kenapa sih Allah swt menciptakan neraka????....katanya Allah Sayang pada qt?....tersenyumku dalam hati dan berpendapat: Dalam ilmu Psikologi, khususnya menurut para penganut behavioris, perilaku dibentuk melalui proses belajar. Agar perilaku terbentuk, dilakukan shaping, diberikan juga reinforcement (bahasa populernya reward) dan terkadang juga punishment (alias hukuman). Makanya kurasa Allah Sayang sekali pada makhlukNya. Surga adalah reinforcement, sementara neraka adalah punishment. Pemberian atau iming-iming keduanya adalah proses belajar agar manusia berperilaku sesuai dengan kebenaran atau agar manusia berada tetap dalam "jalan lurus" (hmmmm....sok teu gak sih...hehe...). Sebagaimana orang tua yang sayang pada anak-anaknya, rasa sayang itu terkadang diwujudkan dalam hukuman (meski pemberian hukuman perlu diminalisir karena berefek negatif dalam jangka panjang). Rasa sayang orang tua sekalipun tidak seujung kuku rasa sayang Allah pada kita..aku yakin itu!!!! (hehehe subjektif sekalikah?)...Bukankah Allah berfirman "Aku sesuai persangkaan hambaKu?"

@ruangan segi4...serba putih..hujan derassss...nanaloveRain (^,^)